• tribunlampung

    @tribunlampung

    1 year ago
  • Transmart & Trans Studio, Way Halim, Bandar Lampung
  • PENJINAKAN barang yang diduga bom di Mal Transmart Lampung oleh satuan Brimob Unit Penjinak Bom (Jibom) berlangsung dramatis. Pantauan Tribun Lampung, Selasa 15 Mei 2018, barang yang diduga bom berukuran sekitar segenggaman orang dewasa. Benda tersebut pun dibungkus dengan lakban cokelat dan terdapat kabel di tengahnya. Mulanya benda tersebut ditempatkan di depan pintu gudang loading barang. Selanjutnya seorang petugas Unit Jibom menggunakan pakaian lengkap mendatangi barang tersebut sembari membawa kopor besar. Petugas itu pun nampak memperhatikan benda diduga bom tersebut. Selang berapa menit petugas pun pergi menjauh dengan membawa kopor besar. Selang beberapa menit, sekitar pukul 14.00 wib, petugas kemudian menggunakan robot untuk memindahkan barang tersebut dari pintu gudang loading barang menuju ke tempat yang terbuka. Sayang, tangan robot tidak terjangkau. Akhirnya sekitar pukul 14.25 wib, benda tersebut dipindahkan menggunakan tali. Setelah berhasil memindahkan ke ruang terbuka, unit Jibom menggunakan alat menyerupai pistol dan diarahkan ke benda tersebut. Dengan hitungan mundur, alat tersebut menyemprotkan sesuatu dan terdengar suara ledakan kecil sehingganya benda tersebut terbuka. Setelah itu, petugas Unit Jibom pun segera membersihkan benda yang diduga bom tersebut. . Kapolresta Bandar Lampung Murbani Budi Pitono di Mapolresta mengatakan, barang yang sempat diduga bom adalah dua kaleng minuman yang dibungkus. "Hasil dari pemeriksaan Satbrimob dari barang mencurigakan tadi pagi di Transmart bukanlah bom," ungkapnya. Murbani menegaskan kembali barang yang sudah diamankan oleh Satbrimob adalah minuman kaleng. "Jadi itu bukan bom tapi minuman kaleng dibungkus dengan kertas dan dibungkus lakban dan tidak ditemukan hal-hal pemicu ledakan," jelasnya. Terkait adanya kabel di dalam bungkusan tersebut, Murbani membenarkan hal itu. Ia juga mengaku sudah mengamankan CCTV. "Sudah diamankan tinggal cek, bagaimana jalur orang yang menaruh barang tersebut sedang kami cek yang naruh," ujarnya. (*) . . Foto Tribun Lampung/Perdiansyah. Untuk berita terupdate bisa baca di www.tribunlampung.co.id dan berita terlengkap di HU Tribun Lampung.
  • 973 14
  • Advertisements

    PENJINAKAN barang yang diduga bom di Mal Transmart Lampung oleh satuan Brimob Unit Penjinak Bom (Jibom) berlangsung dramatis. Pantauan Tribun Lampung, Selasa 15 Mei 2018, barang yang diduga bom berukuran sekitar segenggaman orang dewasa. Benda tersebut pun dibungkus dengan lakban cokelat dan terdapat kabel di tengahnya.

    Mulanya benda tersebut ditempatkan di depan pintu gudang loading barang. Selanjutnya seorang petugas Unit Jibom menggunakan pakaian lengkap mendatangi barang tersebut sembari membawa kopor besar. Petugas itu pun nampak memperhatikan benda diduga bom tersebut. Selang berapa menit petugas pun pergi menjauh dengan membawa kopor besar.

    Selang beberapa menit, sekitar pukul 14.00 wib, petugas kemudian menggunakan robot untuk memindahkan barang tersebut dari pintu gudang loading barang menuju ke tempat yang terbuka. Sayang, tangan robot tidak terjangkau. Akhirnya sekitar pukul 14.25 wib, benda tersebut dipindahkan menggunakan tali.

    Setelah berhasil memindahkan ke ruang terbuka, unit Jibom menggunakan alat menyerupai pistol dan diarahkan ke benda tersebut. Dengan hitungan mundur, alat tersebut menyemprotkan sesuatu dan terdengar suara ledakan kecil sehingganya benda tersebut terbuka. Setelah itu, petugas Unit Jibom pun segera membersihkan benda yang diduga bom tersebut.
    .
    Kapolresta Bandar Lampung Murbani Budi Pitono di Mapolresta mengatakan, barang yang sempat diduga bom adalah dua kaleng minuman yang dibungkus. "Hasil dari pemeriksaan Satbrimob dari barang mencurigakan tadi pagi di Transmart bukanlah bom," ungkapnya.

    Murbani menegaskan kembali barang yang sudah diamankan oleh Satbrimob adalah minuman kaleng. "Jadi itu bukan bom tapi minuman kaleng dibungkus dengan kertas dan dibungkus lakban dan tidak ditemukan hal-hal pemicu ledakan," jelasnya.

    Terkait adanya kabel di dalam bungkusan tersebut, Murbani membenarkan hal itu. Ia juga mengaku sudah mengamankan CCTV. "Sudah diamankan tinggal cek, bagaimana jalur orang yang menaruh barang tersebut sedang kami cek yang naruh," ujarnya. (*)
    .
    .
    Foto Tribun Lampung/Perdiansyah. Untuk berita terupdate bisa baca di www.tribunlampung.co.id dan berita terlengkap di HU Tribun Lampung.

  • Save Image Other Posts

Instagram tribunlampung (Tribun Lampung) Other Pikdo Posts

adellipstik95 - Adel lipstik 1 year ago

Lucu, kalo di lihat botol kaleng bekas minuman di amankan sampai segitunya oleh tim gegana, tapi ya mau gimana semuanya harus waspada kalau bener itu bom kan bahaya juga

bagusazhari - Bagus Azhari 1 year ago

salut sama tim gegana, resiko cedera bagi diri sendiri tinggi, tetapi berjasa untuk melindungi rakyat, perlu ditambahkan pakaiannya kurang lengkap di sarung tangannya kok ga pakai ya.