• christ_nugraha

    @christ_nugraha

    1 month ago
  • Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?”Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. (Yoh 3:3-6) Banyak dr kita yg berpikir bahwa kelahiran kembali di dalam Roh adalah tujuan akhir dari perjalanan spiritual kita. Namun sebenarnya tdk demikian. Kelahiran kembali ibarat kita melakukan "factory settings" pada smartphone kita. Kita dikembalikan ke keadaan sebelum kita berdosa dan siap utk memulai perjalanan yg baru bersama Tuhan. Jadi masa lalu sdh ga ada harganya lagi saat kita dilahirkan kembali. Dan setelah itu, kita pastinya akan menemui aneka ragam kesulitan dalam journey kita bersama dgn Tuhan. Dan kesetiaan kita dalam pencobaan dan rintangan hidup itu adalah saat kita diproses oleh Allah menjadi manusia yg lbh baik dr hari ke hari. Dan apa tujuan akhirnya? Tujuan Akhir dari semua ini adalah menjadi serupa dan segambar dgn Kristus (Imago Dei). Untuk meraih ini tidaklah mudah memang, namun dgn Tuhan bersama dgn kita, kita tdklah sendiri dalam hal meraih keserupaan dgn Kristus ini. Kita senantiasa dibimbing oleh Allah selama kita hidup. Dan ini adalah fase di mana kita mulai berbuah banyak dan menjadi terang bagi org2 sekitar kita. The real chalengge is, apakah kita siap untuk dibentuk Tuhan dengan 3 fase itu? Apakah kita siap untuk meninggalkan zona nyaman kita dan mulai ikut jalan Tuhan yg mungkin saja gak mulus? #KeepSpreadingTheFire #WeekendReflection
    Christian Nugraha Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?”Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. (Yoh 3:3-6)
Banyak dr kita yg berpikir bahwa kelahiran kembali di dalam Roh adalah tujuan akhir dari perjalanan spiritual kita. Namun sebenarnya tdk demikian. Kelahiran kembali ibarat kita melakukan

    Yesus menjawab, kata-Nya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah.”Kata Nikodemus kepada-Nya: “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?”Jawab Yesus: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh. (Yoh 3:3-6)

    Banyak dr kita yg berpikir bahwa kelahiran kembali di dalam Roh adalah tujuan akhir dari perjalanan spiritual kita. Namun sebenarnya tdk demikian. Kelahiran kembali ibarat kita melakukan "factory settings" pada smartphone kita. Kita dikembalikan ke keadaan sebelum kita berdosa dan siap utk memulai perjalanan yg baru bersama Tuhan. Jadi masa lalu sdh ga ada harganya lagi saat kita dilahirkan kembali. Dan setelah itu, kita pastinya akan menemui aneka ragam kesulitan dalam journey kita bersama dgn Tuhan. Dan kesetiaan kita dalam pencobaan dan rintangan hidup itu adalah saat kita diproses oleh Allah menjadi manusia yg lbh baik dr hari ke hari. Dan apa tujuan akhirnya? Tujuan Akhir dari semua ini adalah menjadi serupa dan segambar dgn Kristus (Imago Dei). Untuk meraih ini tidaklah mudah memang, namun dgn Tuhan bersama dgn kita, kita tdklah sendiri dalam hal meraih keserupaan dgn Kristus ini. Kita senantiasa dibimbing oleh Allah selama kita hidup. Dan ini adalah fase di mana kita mulai berbuah banyak dan menjadi terang bagi org2 sekitar kita.
    The real chalengge is, apakah kita siap untuk dibentuk Tuhan dengan 3 fase itu? Apakah kita siap untuk meninggalkan zona nyaman kita dan mulai ikut jalan Tuhan yg mungkin saja gak mulus?

    #KeepSpreadingTheFire #WeekendReflection

  • 43 0
  • Save Image Other Posts

Instagram christ_nugraha (Christian Nugraha) Other Pikdo Posts

No Comments this post
×

Support us !

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors.


Please support us by deactivating the AD blocker so our services can continue.